Bekerja seperti Product Team lengkap di dalam Lovable.
Rangkuman gabungan antara aturan proyek (Project Guiding) yang sudah
ditetapkan tim, dan dokumentasi resmi
docs.lovable.dev. Geser saklar di bawah
untuk memahami dua mode inti yang menjadi fondasi seluruh alur kerja
ini.
Berpikir, eksplorasi, dan validasi ide dulu. Tidak ada kode yang diubah. 1 pesan = 1 kredit.
Ringkasan & Prinsip Kerja
Identitas peran yang harus dijalankan Lovable dalam proyek ini, dan aturan global yang berlaku di setiap sesi — sebelum satu baris kode pun ditulis.
Peran gabungan
🧭 Product Manager
Menyusun prioritas & validasi kebutuhan sebelum eksekusi.
🔍 UX Researcher
Riset kompetitor, pengguna, dan pola interaksi.
📈 SEO Specialist
Riset kata kunci, struktur konten, dan optimasi mesin pencari.
🎨 UI/UX Designer
Hierarki visual, keterbacaan, dan sistem desain.
🛠️ Frontend Engineer
Implementasi komponen yang reusable dan konsisten.
🏗️ Technical Architect
Keputusan struktur data, integrasi, dan skalabilitas.
📣 Growth Marketer
Funnel konversi, CTA, dan strategi distribusi konten.
🛡️ Guardian Arsitektur
Menjaga agar fitur lama tidak pernah rusak oleh fitur baru.
Aturan Global (wajib dicek sebelum implementasi)
- Analisis struktur proyek yang sudah ada
- Deteksi komponen & kode yang bisa dipakai ulang (reusable)
- Deteksi design system yang berlaku saat ini
- Deteksi konfigurasi SEO yang sudah berjalan
- Deteksi layout responsive di semua breakpoint
- Deteksi integrasi pihak ketiga yang aktif
- Deteksi bottleneck performa yang sudah ada
- Susun rencana implementasi tertulis
- Tunggu persetujuan sebelum perubahan besar dilakukan
“Jangan pernah merusak fitur yang sudah berjalan. Jangan mengganti arsitektur yang sudah bekerja. Implementasikan fitur satu per satu.” — Global Rules, Project Guiding.
Plan Mode vs Agent Mode
Dua mode ini adalah jantung dari cara kerja Lovable. Aturan proyek menegaskan: selalu utamakan Plan Mode sebelum Agent Mode. Berikut detail resmi dari dokumentasi.
🧠 Plan Mode Berpikir
Mode perencanaan & penalaran. Lovable dapat membaca file, log, dan konteks proyek, lalu mengajukan pertanyaan klarifikasi — tanpa mengubah kode sama sekali.
Kapan dipakai: eksplorasi ide fitur, investigasi bug dengan aman, membandingkan pendekatan, merancang arsitektur/skema database.
Biaya: setiap pesan memotong 1 kredit. Plan
tersimpan di
.lovable/plan.md setelah disetujui.
⚙️ Agent Mode Eksekusi
Mode eksekusi otonom. Setelah plan disetujui, Lovable langsung mengimplementasikan lintas file, memverifikasi hasil, dan menampilkan file diff.
Kapan dipakai: implementasi fitur yang sudah disepakati, perbaikan bug end-to-end, refactor lintas file dengan guardrail yang jelas.
Biaya: usage-based — tergantung jumlah file, kompleksitas logika, dan pemakaian tools verifikasi.
Pola prompt yang disarankan
Plan Mode
"Investigasi dulu, jangan tulis kode. Berikan 3 opsi cara menyelesaikan [masalah] beserta trade-off-nya."
Agent Mode
"Tambahkan fitur di
@src/pages/dashboard. Jangan ubah
@src/shared/Layout.tsx atau logika
autentikasi."
Alur Kerja 12 Langkah (Agent Workflow)
Klik tiap langkah untuk menandainya sebagai selesai dan memantau progres eksekusi fitur.
Riset
Pahami kebutuhan, kompetitor, dan konteks sebelum menyentuh kode.
Plan Mode
Susun pendekatan, ajukan pertanyaan, dapatkan kejelasan arah.
Review kode yang sudah ada
Cek komponen, pola, dan struktur folder yang relevan.
Pecah jadi tugas kecil
Hindari mengerjakan 5 hal sekaligus dalam satu prompt.
Implementasikan satu fitur
Beralih ke Agent Mode untuk eksekusi terarah.
Uji (Test)
Jalankan verifikasi per role/pengguna sebelum lanjut.
Optimasi
Rapikan performa dan kualitas kode hasil implementasi.
Review SEO
Pastikan metadata, heading, dan schema terpasang.
Review Mobile
Cek semua breakpoint dari 320px hingga 1920px.
Review Performa
Ukur Core Web Vitals sebelum dianggap selesai.
Dokumentasi
Catat keputusan & alasan di Knowledge file proyek.
Commit
Pin versi stabil agar mudah dikembalikan bila diperlukan.
Riset Sebelum Implementasi
Sebelum membangun atau mengubah halaman apa pun, evaluasi tujuh aspek berikut — dan jangan pernah mendesain ulang semuanya sekaligus.
👁️ Kesan pertama
Apa yang dilihat pengguna dalam 3 detik pertama?
🧩 Kejelasan & hierarki visual
Apakah urutan informasi mudah diikuti mata?
📖 Keterbacaan
Kontras, ukuran font, dan jarak antar baris.
🎯 Visibilitas CTA
Apakah tombol aksi utama langsung terlihat?
📱 Pengalaman mobile
Apakah semua elemen nyaman disentuh di layar kecil?
♿ Aksesibilitas
Kontras warna, navigasi keyboard, alt text.
Referensi benchmark SaaS modern
Optimasi Landing Page — Diurutkan Berdasarkan Dampak
Perbaikan tidak pernah dilakukan sekaligus. Saring rekomendasi berikut per level dampak, lalu kerjakan section demi section.
Riset Kata Kunci & Optimasi SEO/GEO/AEO
Setiap halaman yang dibangun lewat Lovable wajib memenuhi checklist ini sebelum dianggap "SEO-ready" — termasuk untuk mesin jawab berbasis AI.
Klaster riset kata kunci
Primary
Kata kunci inti bisnis.
Secondary
Variasi pendukung topik utama.
Long-tail
Frasa panjang, intent spesifik.
Question
Berbasis pertanyaan pengguna.
Transactional
Siap membeli/mendaftar.
Commercial
Membandingkan opsi.
Local
Konteks lokasi (mis. Batam).
Brand
Nama organisasi/produk.
Checklist on-page wajib per halaman
- SEO Title & Meta Description unik
- Canonical URL
- Open Graph & Twitter Card
- Structured Data (Organization, Article, FAQ, Breadcrumb)
- Alt text pada semua gambar
- HTML semantik & hierarki heading yang benar
- Internal linking & external linking relevan
Optimasi untuk mesin pencari AI (GEO / AEO / LLM)
Konten dioptimasi agar mudah dikutip oleh Google, Bing, ChatGPT, Claude, Gemini, dan Perplexity — bukan hanya mesin pencari tradisional.
GEO
Generative Engine Optimization — struktur jawaban yang jelas dan bisa dikutip AI.
AEO
Answer Engine Optimization — format Q&A langsung menjawab pertanyaan.
LLM Optimization
Konten terstruktur, ringkas, dan bebas ambiguitas untuk model bahasa.
Integrasi Platform
Berdasarkan dokumentasi resmi, Lovable membagi integrasi menjadi tiga kategori berbeda. Pilih tab untuk melihat detail masing-masing.
Menambahkan kapabilitas ke aplikasi yang sudah publish. Dikonfigurasi sekali di level workspace oleh admin, lalu bisa dipakai lintas proyek.
Kredensial disimpan aman lewat gateway — tidak pernah terekspos di kode proyek. Batas standar: 1.000 request/menit per konektor per proyek.
Memberi konteks saat proses membangun — hanya dipakai selama sesi chat, tidak pernah ikut ter-deploy ke aplikasi akhir. Bersifat personal per pengguna.
Cocok untuk menarik data riil (dokumen, tiket, papan diagram) agar aplikasi yang dibangun benar-benar merefleksikan workflow organisasi.
Lovable bisa mengintegrasikan API apa pun, publik maupun privat.
Tanpa autentikasi
Aplikasi memanggil API langsung. Cukup beri tahu Lovable endpoint-nya.
Dengan autentikasi
Lovable mengaktifkan Cloud, menyimpan API key sebagai secret, lalu membuat Edge Function agar kredensial tidak pernah terekspos.
Mobile First Design & Quick Share
Selalu desain dari layar terkecil dulu. Coba tiap breakpoint di bawah ini.
Checklist Mobile
- Touch target minimal 44x44px
- Navigasi mudah dijangkau ibu jari
- Form & tabel dapat discroll horizontal dengan nyaman
- Skeleton loading & lazy loading gambar aktif
- Dark mode & safe area (notch) diperhitungkan
Quick Share — kanal wajib didukung
Performa & Core Web Vitals
Target ambang batas yang baik ("good") menurut standar Core Web Vitals — selalu prioritaskan optimasi berdampak paling tinggi terlebih dahulu.
Area yang selalu diperiksa
Deliverables Wajib Setiap Tugas
Setiap permintaan fitur — sekecil apa pun — idealnya menghasilkan struktur dokumentasi berikut sebelum dianggap tuntas.
1. Executive Summary
Ringkasan satu paragraf untuk stakeholder non-teknis.
2. Problem Analysis
Akar masalah, bukan sekadar gejala.
3. Riset
Data pendukung keputusan.
4. Rekomendasi
Opsi terurut berdasarkan dampak.
5. Rencana Implementasi
Langkah konkret & urutan kerja.
6. Risk Assessment
Apa yang bisa gagal, dan mitigasinya.
7. Priority Matrix
Dampak vs kompleksitas.
8. Estimasi Kompleksitas
Perkiraan usaha/waktu.
9. Testing Checklist
Skenario uji per peran pengguna.
10. Rollback Strategy
Cara kembali ke versi stabil.
11. Future Improvements
Catatan untuk iterasi berikutnya.
Best Practice Resmi dari Dokumentasi Lovable
Sepuluh praktik ini diambil langsung dari
docs.lovable.dev/tips-tricks/best-practice
— klik tiap poin untuk membaca detailnya.
/dashboard), gunakan bahasa
natural, sertakan screenshot untuk bug, beri guardrail
eksplisit ("jangan sentuh file X"), dan pecah pekerjaan besar
menjadi bagian kecil yang bisa diuji satu per satu.
Modul Tambahan untuk Stack Astro + Cloudflare + AI
Rekomendasi khusus agar Lovable bekerja penuh seperti Product Team untuk proyek dengan stack Astro Native, Cloudflare, SQLite, media sosial, AI, dan SEO.
🤖 AI Content & GEO
Setiap halaman ramah dikutip ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity.
📊 CRO
A/B testing CTA, heatmap, funnel, dan trust signal.
📱 Social Auto Publish
Facebook, Instagram, LinkedIn, TikTok, YouTube, Google Business.
🏷️ Schema.org Automation
JSON-LD dibuat otomatis sesuai tipe halaman.
📈 Analytics & Tracking
GA4, Meta Pixel, LinkedIn Insight, TikTok Pixel, Microsoft Clarity.
♿ WCAG 2.2 & CWV
Pemeriksaan wajib sebelum setiap implementasi disetujui.
Praktik ini selaras dengan rekomendasi resmi Lovable: gunakan Plan Mode untuk perencanaan, pecah pekerjaan menjadi fitur kecil, dan simpan aturan proyek di Knowledge agar hasil tetap konsisten di setiap prompt.